Kejarlah Sorga Sejak Di Dunia

•29 Januari 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

orang mengukur kebahagiaannya dengan sukses di dunia semata,
sementara akhiratnya terbelengkalai. Ada juga yang mengukur kebahagiaan
dengan amal-amal akhirat saja, sedang kehidupan duniawinya tercerai berai.
Keduanya tidak sehat. Yang bagus adalah bila kita bisa menjadikan sukses di
dunia sebagai bagian dari sukses di akhirat. Bahkan itulah sebenamya pola
yang di inginkan oleh Islam.

Bagaimana caranya? Caranya dengan menjadikan semua aktifitas duniawi kita
memiliki nilai-nilai kesuksesan di akhirat. Banyak pekerjaan dan prestasi
yang sepertinya duniawi an-sich, tetapi bila dijalankan dengan baik dan
benar ¬mulai dari niatnya hingga tata caranya- akan menjadi prestasi
sekaligus tabungan amal di akhirat.
Ibarat pepatah, sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Dengan
demikian, bila amal ibadah formal kita sedikit, akan menjadi banyak dengan
prestasi duniawi itu. Dan, bila amal ibadah formal kita sudah banyak, akan
semakin banyak dengan tambahan amal dan prestasi duniawi tersebut. Maka,
alangkah benar definisi ibadah yang dinyatakan oleh imam Ibnu Taimiyah,
“ialah apa yang diridhai Allah, dari perbuatan lahir dan batin. “

..Facebook Di Haramkan

•31 Mei 2009 • & Komentar

mix

Sebenarnya tinggal bagaimana sudut pandang kita dan pemikiran dalam mennggunakan jejaring ini, kita juga harus lebih arif melihat, kenapa para ulama memutuskan Facebook Haram.

Jujur saya juga pecinta facebook tapi Kita para pengguna Facebook jangan seperti anak kecil yang mempunyai mainan baru dan saatkan diharuskan meninggalkannya langsung cemberut serta menyerang balik dengan membabi buta para ulama yang berfatwa dan berdakwa. Coba kita pikirkan sejenak jika sesuatu lebih banyak mudharatnya dari pada manfaatnya..klo gak salah hukumnya syubhat..yaitu perkara yang hukumnya masih samar-samar kehalalan maupun keharamannya..

Berbicara baik dan buruk,dan haram atau halal dari dampak facebook seperti membahas siang-malam, langit-bumi, suka-duka, hitam-putih,. Semua itu adalah pasangan yang pasti adanya..Kita memang harus mencintai kemajuan, merasa gembira menjadi bagian dari kemajuan itu..tapi kita harus bisa mengghargai dan arif dalam menyikapi pendapat para ulama karna mereka adalah imam yang senantiasa membawa kita menuju keridhoan allah swt didunia dan di akhirat kelak..

..Sekedar Tulisan..

•31 Mei 2009 • 1 Komentar

maduKenapa mayoritas pejabat yang ada di negeri ini mendudukan jabatan sebagai karier dan popularitas bukan sebagai amanah dan prestasi..yang pada akhirnya menghalalkan berbagai cara untuk merebutnya..

Setelah ia menjabat ia gunakan posisinya untuk mengembalikan modal sekaligus dengan untung yang harus diraih, seperti : komisi,penggelapan,bisnis kolutif dan nepotisme..tapi itulah realita yang ada pada sekarang ini..

..to Pak Presiden Impian

..Kami tidak ingin semua ini terjadi kami hanya membutuhkan ketegasan kepemimpinan dengan tauladan dalam prilaku kehidupan toh dimata tuhan kita sama..Bagaimana kami bisa hidup sederhana sementara pejabat hidup mewah..Bagaimana kami bisa simpati dan mendukung program kepemimpinan..Klo baru menjabat setahun sudah terjadi perubahan penampilan..serta berlipat kekayaan ..

mungkin saya sangat kritis kepercayaan terhadap pemimpin sekarang ini..Tapi biar bagaimanapun indonesia adalah bangsa aq cintai..

..Negeriku..

•26 Juni 2009 • & Komentar

Negriku .. yac inilah tempat lahirku negeri kesayanganqu..sebuah bangsa yang merdeka bagi mereka yang memiliki kekuasaan..sebuah negeri  yang independent bagi mereka yang memiliki uang..disini terdapat dua golongan :

1. rakyatnya yang miskin dan selalu ingin keluar dari kemiskinan tapi tidak pernah bisa karna sulitnya pekerjaan yang dimonopoli oleh sang penguasa..kecerdasan yang dipunya hanya otodidak dari kehidupan yang dialaminya.semua terdiskriminasi oleh uang untuk mendapatkan sebuah ilmu dan izajah sebagai persyaratan bekerja di sebuah perusahaan milik sang penguasa..”hukum” hanyalah sebuah tulisan atau slogan untuk si kaya..dan hanya berlaku untuk si miskin yang meratap dalam penjara hanya karna sesuap nasi..

2. inilah surganya surga bagi Sang penguasa yang sibuk mencari sampah dunia..menebar janji,impian dan angan-angan hanya untuk kepentingan pribadi..berbagai cara dihalalkan demi lancarnya perjalanan menuju kursi sang penguasa dan popularitas..agama hanya sebuah topeng yang dikemas dalam sebuh teori..Aktualnya nihil besar..korupsi,kolusi,nepotisme adalah rutinitas..

altaffMungkin ini hanya sebuah tulisan atau memang realita yang ada,???..

..Akhirat..

•29 Juni 2009 • & Komentar

Walau menghadapi berbagai macam tantangan,manusia sanggup menanggungnya ia tidak pernah jenuh,kecewa ataupun putus asa menggunakan semua tenaga untuk memburu dunia..hingga ruangan untuk akhirat tidak ada sama sekali atau tenaga yang ada hanya tinggal sedikit itupun mudah jemu,terasa susah,terasa membebani,terasa terhina dan tersa malu untuk melakukannya..

Bila mengejar dunia menjadikan dunia sebagai tujuan utama..maka tidak akan pernah ada habisnya..sudah punya gaji 2 juta,ingin 5 juta..sudah punya 5 juta ingin 10 juta,kapan selesainya ..kapan puasnya?? Dikantor dari jam 8 sampi jam 5 sore..pulang sudah capek,maunya cepet istirahat..shalat dhuha sudah jarang apalagi shalat tahajjud..kapan waktu untuk akhirat..Rohani akan kering walau punya pendapatan yang lumayan..tapi terasa hampa..hati seperti mati rasanya..

Apalah artinya tangan yang menggemgam ratusan uang kalau tangan tak lagi digunakan untuk bertasbih memuji allah?? Apalah artinya kepala yang menjadi tegak karena jabatan..jika dahi tak pernah lagi bersujud di hadapannya..atau pengahasilan dari kerja hanya cukup sehari ..sulitnya mencari kerja dan kehidupan apa yang didapat hari itu untuk makan hari itu..terkadang berangkat masih gelap pulangpun sudah petang..habis waktu bukan untuk hasil yang lebih banyak dan bisa ditumpuk2..begitu terus sampai tak tak terasa sudah tua..sampai tak terasa masa didunia akan habis untuk meninggalkannya dan mempertanggung jawabkan semuanya kepada sang kholik ..

fatima_doorLupa bahwa perintah yang utama adalah mencari akhirat tetapi diri tenggelam untuk dunia..sadar ataupun tidak..

“Renungan Untuk Seorang Ibu”

•25 Juni 2009 • & Komentar

“Ibu”..semua tahu ia adalah orang yang melahirkan aku,..Bila aku sakit orang yang paling risau ibu, saat ingin bepergian orang paling sibuk ibu, dan yang selalu menyediakan makanan kesukaanku juga ibu, dia adalah sosok dimana tempat aku berkeluh kesah, dimana tempat aku mengadu,..”Teman”.. Mari sejenak kita renungkan..dan pernahkah kita sadar..

AKU.. Bila aku senang orang yang aku cari pasanganku Dan Bila sedih hanya ibu yang mampu menampungnya,..Bila mendapat keberhasilan aku ceritakan dengan pasanganku Dan Bila gagal aku ceritakan pada ibu,..Bila bahagia aku peluk erat pasanganku..Bila berduka aku peluk erat ibuku,..Bila ingin berlibur aku bawa pasanganku Dan bila sibuk aku cari ibu untuk membantuku..Bila menyambut valentine aku beri hadiah pada pasanganku Dan Bila hari Ibu hanya mengucapkan ”selamat hari ibu” bahkan ada yang tidak sama sekali.

Entah kapan kita bisa selalu ingat ibu disaat kita bahagia..entah kapan memberikan hadiah untuk ibu yang selalu memberikan kasih sayang..jika kita sudah selesai belajar dan bekerja masih ingatkah kita pada ibu..”tidak banyak yang ibu inginkan” Hanya menyapa ”ibu”.. cukuplah membuat ia bahagia..Berderai atau mungkin menangis bila kita mendengarnya..Tapi kalau ibu sudah tiada’..ibu… rindu ibu..  rindu sekali…

Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya….

Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya…..

Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas tidur ibunya…..

Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya…… .

Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya…..

dan akhir sekali berapa banyak yang men-DOA-kan  ibunya…..

Setelah membaca.. tolong sisihkan sedikit pulsamu untuk menelpon ibu dan membuang egomu atas dasar kelalaian dan kesalahan yang kita buat tanpa kita sadari..dan barkata :.”aku sayang ibu”…dengan itu kamu sudah membuat ia sangat bahagia serta mengobati lukanya yang kita tidak sadari..

Ibu

Pemimpin Bersahaja Rakyat Sejahtera

•27 Juni 2009 • & Komentar

Prinsip pemimpin yang bersahaja untuk rakyat yang sejahtera sampai saat ini hanya sebuah janji dan sebuah slogan,semua hilang setelah menduduki kursi jabatan. Andai semua pemimpin berprinsip dan berprilaku sama..harus menjadi orang yang pertama kali susah disaat rakyat susah dan menjadi orang yang terakhir senang disaat rakyat senang.

Sikap seperti ini hanya akan muncul dari pemimpin yang memahami kekuasaan sebagai amanah yang harus ditunaikan kepada yang berhak,yaitu rakyat,bukan sebagai popularitas dan penghormatan atas keberhasilannya serta parameter kesuksesannya.

Mungkin di tengah terkaman kegilaan seperti ini, Satu-satunya yang bisa berperan menjadi mercusuar dan lampu penerangan adalah kalangan ulama dan intelektual yang mampu meracik obat penawar untuk menjernihkan pandangan dan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin yang diamanahkan oleh rakyatnya. Mudah-mudahkan kita mendapatkan pemimpin yang mau hidup bersahaja, agar rakyat hidup sejahtera..Amin

sujud

JIL Menunggangi Kekuasaan Politik

•28 Juni 2009 • & Komentar

Isu ekonomi non liberal telah membuat kalangan capres dan cawapres saling menyerang sebenarnya dibalik semua itu ada gerakan yang lebih berbahaya dan kelompok ini tidak terbaca oleh sebagian kita mereka adalah pelopor dan penerus islam liberal, seperti yang saya baca di majalah muslim.Saat ini mereka tergabung di beberapa pasangan,entah di desain atau tidak yang pasti meraka berada dilingkaran capres-cawapres, bahkan diantara mereka ada yang menyusup di himpunan mahasiswa islam (HMI), target mereka adalah mengubah ideologi akidah umat islam menjadi keyakinan kebarat-baratan.

Di mana saja dan kapan saja mereka akan mencari keuntungan dan peluang untuk mendapatkan pembagian kue ekonomi dan politik. Coba kita bayangkan seandainya mereka berhasil mendapatkan jatah kursi menteri pendidikan, bagaimana generasi kita, gak kebayang..mungkin islam tidak akan hilang dari dunia tapi islam di Indonesia hanya sebuah nama yang akidahnya menyimpang jauh dari islam ( liberal )..subhanallah.

Cara kerja mereka sangat pintar yaitu dengan berpura-pura baik kepada masyarakat setempat lalu masuk dan aktif menjadi penasehat penguasa setempat menyebar kemana-mana dan terakhir mendidik masyarakat agar meniru gaya kehidupan mereka serta menguras kekayaan yang ada..

Oleh karna itu pilihlah pemimpin yang bukan hanya bersifat keduniawian saja, seperti kemampuan management, kemampuan politik, pendidikan, visi dan misinya serta programnya tapi pilihlah pemimpin yang berahklak baik setidaknya ia sudah berhaji..coba kita pikir pake logika capres-cawapres kita rata-rata mempunyai kekayaan yang sangat besar tapi mengapa mereka tidak melaksakan rukun islam (haji) padahal mereka sangat mampu, jadikanlah pemimpin yang pantas menjadi seorang imam.

jihad

Perbincang Api Dengan Lilin

•1 Juli 2009 • & Komentar

Api membengkuk Lilin dalam dalam gelap gulita, perlawanannya berhasil dengan tanpa daya lalu lilin mendengarkan perkataan api : “ Dengan atau tanpa cengkramanku kau akan hanya mati”.. bukankah kau mencari mati dengan membutuhkan aku.?” Lilin menimpali dengan cetus : “ Jangan mencibir diriku karna olehku engkaulah yang akan mati” Api kesal..perdebatan mereka menemui jalan buntu..Pembrontakannya terguyur panas tak terperi diisi rasa sakit lilinpun meleleh.!! Lilin berkata pada api : “kalau aku habis, Kaupun akan mati” Lalu api merenung serta sadar..!! “ Yac kau benar aku akan mati di dalam matimu “ Kepenatan dengan hawa nafsu dunia, menikmati segala tapi hati tak pernah puas hampa dan kosong perumpamaan mereka seperti API.. Apabila musibah datang, sakit yang di derita, kehilangan harta, kegagalan hidup, dan azal maut sama sekali tidak menyadarkan bahwa semua akan kembali kepada Rob’nya. Hidup yang abadi cuma ada 2 tempat : “kekal didalam neraka dan kekal didalam syurga” Kelezatan dan kesejahteraan syurga itu hebat dan untuk mendapatkannya termahkan rukun islam yang 5 itu dan puncaknya adalah sholat. Amat sukar dipercayai bagi yang ingin ke syurga tapi tidak sholat, umpama seperti orang yang ingin menaiki kapal terbang tapi tidak mempunyai tangga (boarding pass) untuk menaikinya, dan mereka yang melalaikan sholat, umpama orang yang mengirim surat tanpa perangko..Begitu ditanya bagaimana surat itu akan sampai pada penerimanya dan penyelesaian pada kasus ini : Dia mungkin didenda ..atau suratnya masuk tong sampah..Oleh karna itu marilah kita bersyukur serta memanfaatkan sisa umur untuk hidup kekal dan bahagia di akhirat..amin..

1_800

“ Pemerintahan Yang Kuat “

•1 Juli 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Kampanye Pilpres 2009 semakin seru. Berbagai proposal tentang strategi pemerintah dalam menyelsaikan masalah negeri ini telah pula digulirkan oleh ketiga capres dan cawapres Mega-Pro, SBY-Boediono, JK-Wiranto. Perang promosi dan iklan diantara mereka tak kalah serunya, ada yang memakai slogan “ Lanjutkan “. Ada yang menggunakan istilah “ Lebih Cepat Lebih Baik “. Dan ada pula yang mengusung “ Pro Rakyat

Klo kita cermati apa yang ditawarkan dan menjadi iming-iming mereka untuk rakyat tidak ada sesuatu yang baru, semuanya mengulang lagu lama, perbedaannya hanya dalam irama dan trik-trik di lapangan, hampir semua teman saya berkata indonesia gagal keluar dari berbagai persoalan tidak lain disebabkan belum terbentuknya pemerintahan yang kuat. Bagaimana pemerintahan yang kuat itu.? Apakah seperti zaman soekarno yang tegas melawan kapitalisme-barat namun menganut sosialis-komunisme yang akan menderitakan umat islam,seperti jajahan umat islam yang ada di Rusia atau jutaan umat islam yang menderita di RRC saat ini.

Atau seperti pemerintahan diktator Soeharto Yang berkuasa selama 32 tahun dan mempertuhankan kapitalisme yang menyebabakan negeri ini bangkrut.? Lagi-lagi korbannya umat islam, yang mayoritas di negeri ini. Klo saja calon capres-cawapres yang masih mau mengaku sebagai muslim yang baik dengan partai islam yang berbasis muslim serta sadar akan kebesaran nilai-nilai islam yang terkait dengan sistem pemerintahan, pastilah mereka tidak ragu-ragu merumuskan bagaimana menciptakan pemerintahan yang kuat versi islam. Seperti pemerintahan di Zaman Rasul SWT..

4451560222986m

..PRESIDEN..

•7 Juli 2009 • & Komentar

23th5 menit untuk 5 tahun kita menggelar pemilihan presiden secara langsung untuk kedua kalinya,siapa yang anda pilih tergantung hati nurani masing-masing,jikalau keterpaksaan yang mendesak maka pilihan anda akan ternodai,sejak KPU menetapkan pasangan capres-cawapres kita di jejali beragam unjuk diri mereka,ditelevisi,majalah,koran,radio dan dijalanan,potret yang memasang senyum dan menjual tampang,mengobral janji dan mengharap dukungan..memenuhi otak di tengah kesulitan hidup yang kian terpuruk..

masing-masing calon mempunyai resep jitu untuk mensejahterakan rakyat,mengangkat harkat dan martabat bangsa,menciptakan keadilan dan juga membrantas korupsi..Semuanya masih berupa janji,masih sekedar”jika”,”seandainya”,”seumpama”dan cucu moyangnya..padahal salah satu calon masih berkuasa,dua lainnya malah kini sedang berkuasa,lantas apa yang dilakukan.??? menunggu terpilih lagi untuk melakukan perubahan.?? kenapa tidak berbuat ketika berkuasa.?? lima tahun lalu janji serupa pernah diikrarkan. namun apa hasilnya.??

sebagian besar rakyat di negri ini masih dalam kemiskinan dan serba kekurangan, kesenjangan antara si kaya dan si miskin begitu menjaga bahkan jaraknya melebihi panjangnya jembatan suramadu yang baru saja diresmikan..lalu apa yang diharapkan  dari proses demokratis yang katanya mulai membaik..?

Agar Facebook Tak Jadi Haram

•13 Juli 2009 • & Komentar

Demam facebook sudah mewabah kemana-mana, Dari calon presiden sampe anak-anak muda di ujung gang kampong, mabuk facebook. Saking mewabahnya sampe-sampe banyak yang menentang pendapat ulama bahwa facebook diharamkan,padahal mereka hanya memberikan batasan-batasan. Seperti halnya teknologi lain,facebook adalah hasil ciptaan teknologi yang bersifat netral,tergantung siapa yang menggunakannya..ada beberapa tips agar facebook tak jadi haram :

  • Jadikan facebook sebagai sarana silaturahmi

Fasilitas find friends yang ada di facebook bisa kamu gunakan untuk membangun kembali silahturahmi dengan sobat-sobat lama,yang mungkin puluhan tahun tak bersua.Dari tampang yang berubah sampe yang udah punya momongan berjibun..wahh seruu banget kan…

  • Jadikan facebook sebagai sarana dakwah

Fasilitas untuk memuat status kamu yang ada di facebook terlalu norak klo diisi dengan kata-kata,”ASIK NIC LAGI MAKAN PIZZA” atau,” Hmm…besok aku janjian nic “, sobat kamu yang baca status itu juga mungkin gak penting tahu kamu lagi ngapain tapi coba deh manfaatin dengan pesan-pesan atau ajakan dakwah,seperti mengutip kata-kata hikmah,hadist nabi or bisa juga dengan pesan seruan moral..Misalnya kampanye menyelamatkan hutan or warning pemanasan global.

  • Jadikan facebook sebagai alat control sosial

Masih ingatkan dengan kasus prita,seorang ibu yang dipenjara karna berkirim email.? Nah sebagai sarana komunikasi,facebook juga bisa dilakukan sebagai alat control social seperti kasus prita misalnya kita bisa menggalang dukungan lewat fecebook,saat kasus prita terjadi,ribuan orang mendukungnya  via facebook.

  • Jadikan facebook sebagai sarana membangun komunikasi sosial

Orang-orang yang tergabung dalam facebook berasal dari ragam daerah,pemikiran dll. Sebagai mahluk social kita bisa menjadikan komunitas yang bisa menjadi hobi atau kita bisa membangun komunitas pecinta alam or mesjid-mesjid tua di Indonesia,klo didunia maya udah terbentuk tinggal kopdar dec alias kopi darat untuk menentukan agenda kegitan..selamat mencoba n good luck

FILSAFAT BOLAK-BALIK

•26 Juli 2009 • & Komentar

Mungkin terdengar aneh di telinga kita tapi inilah kenyataan hidup yang ada di sekitar kita” kalo kata seorang temanqu,alam bawah sadar kita merespon semua apa yang kita niatkan dan apa yang akan terjadi yang disebut sugesti “ Jadi seperti inilah filasafat bolak balik :

Masih muda, korbankan kesehatan cari harta.Sudah tua, korbankan harta cari kesehatan ( abiz tuc duit n harta wat berobat.. )

Karena harta, orang asing menjadi seperti saudara.Karena harta, saudara menjadi seperti orang asingOrang kaya mampu beli ranjang enak,
tapi gak bisa tidur nyenyak ( stress…euiii )

Orang miskin gak mampu beli ranjang enak,
tapi bisa tidur enak
( seharian capek jadi kuli…hehe)

Orang kaya punya duit buat foya-foya, tapi gak punya waktu. ( maklum sibuk )
Orang miskin punya waktu buat foya-foya, tapi gak punya duit. ( cari uang buat sesuap nasi aja sulit )

Masih muda, pengen jadi kaya biar nikmatin kekayaan, ( anak muda yang ambisius )
Udah kaya, gak punya waktu buat nikmatin kekayaan.
Sekali punya waktu buat nikmatin kekayaan,
udah keburu tua gak ada tenaga…( terus tinggal nunggu dipanggil sama yang maha kuasa dec )

Oleh karna itu bersyukurlah dengan apa yang suda kita dapat, bukan berarti kita berhenti beusaha tapi kita senantiasa menerima dengan ikhlas atas rezeki yang sudah allah kasih untuk kita..Untuk diri saya pribadi dan semua yang membaca artikel ini semoga kita semua bisa mengerti arti hidup dan menjalaninya dengan menjadi manusia yang bermanfaat untuk semua semua orang..amin..

animasi

•26 Juli 2009 • 1 Komentar

Ada seorang sahabat yang meriquez untuk artikel pembahasan tentang cinta..Sebenarnya dari mana sic awal cinta itu,,klo menurutqu :

Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan.Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia.

So klo arti cinta menurut versiqu :

Kebahagiaan yang tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti

hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.

Karna cinta yang sesungguhnya adalah disaat kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya..

so apa arti cinta menurut versi kalian..????…

bidadari

Orang Bijak Yang Selalu Gembira

•2 Agustus 2009 • 1 Komentar

Alkisah, seorang pemuda mendatangi orang tua bijak yang tinggal di sebuah desa yang begitu damai. Setelah menyapa dengan santun, si pemuda menyampaikan maksud dan tujuannya. “Saya menempuh perjalanan jauh ini untuk menemukan cara membuat diri sendiri selalu bahagia, sekaligus membuat orang lain selalu gembira.”
Sambil tersenyum bijak, orang tua itu berkata, “Anak muda, orang seusiamu punya keinginan begitu, sungguh tidak biasa. Baiklah, untuk memenuhi keinginanmu, paman akan memberimu empat kalimat. Perhatikan baik-baik ya…”
“Pertama, anggap dirimu sendiri seperti orang lain!” Kemudian, orang tua itu bertanya, “Anak muda, apakah kamu mengerti kalimat pertama ini? Coba pikir baik-baik dan beri tahu paman apa pengertianmu tentang hal ini.”
Si pemuda menjawab, “Jika bisa menganggap diri saya seperti orang lain, maka saat saya menderita, sakit dan sebagainya, dengan sendirinya perasaan sakit itu akan jauh berkurang. Begitu juga sebaliknya, jika saya mengalami kegembiraan yang luar biasa, dengan menganggap diri sendiri seperti orang lain, maka kegembiraan tidak akan membuatku lupa diri. Apakah betul, Paman?”
Dengan wajah senang, orang tua itu mengangguk-anggukkan kepala dan melanjutkan kata-katanya. “Kalimat kedua, anggap orang lain seperti dirimu sendiri!”
Pemuda itu berkata, ” Dengan menganggap orang lain seperti diri kita, maka saat orang lain sedang tidak beruntung, kita bisa berempati, bahkan mengulurkan tangan untuk membantu. Kita juga bisa menyadari akan kebutuhan dan keinginan orang lain. Berjiwa besar serta penuh toleransi. Betul, Paman?”
Dengan raut wajah makin cerah, orang tua itu kembali mengangguk-anggukkan kepala. Ia berkata, “Lanjut ke kalimat ketiga. Perhatikan kalimat ini baik-baik, anggap orang lain seperti mereka sendiri!”
Si anak muda kembali mengutarakan pendapatnya, “Kalimat ketiga ini menunjukkan bahwa kita harus menghargai privasi orang lain, menjaga hak asasi setiap manusia dengan sama dan sejajar. Sehingga, kita tidak perlu saling menyerang wilayah dan menyakiti orang lain. Tidak saling mengganggu. Setiap orang berhak menjadi dirinya sendiri. Bila terjadi ketidakcocokan atau perbedaan pendapat, masing-masing bisa saling menghargai.”
image031Kata orang tua itu, “Bagus, bagus sekali! Nah, kalimat keempat: anggap dirimu sebagai dirimu sendiri! Paman telah menyelesaikan semua jawaban atas pertanyaanmu. Kalimat yang terakhir memang sesuatu yang sepertinya tidak biasa. Karena itu, renungkan baik-baik.”
Pemuda itu tampak kebingungan. Katanya, “Paman, setelah memikirkan keempat kalimat tadi, saya merasa ada ketidakcocokan, bahkan ada yang kontradiktif. Bagaimana caranya saya bisa merangkum keempat kalimat tersebut menjadi satu? Dan, perlu waktu berapa lama untuk mengerti semua kalimat Paman sehingga aku bisa selalu gembira dan sekaligus bisa membuat orang lain juga gembira?”
Spontan, orang tua itu menjawab, “Gampang. Renungkan dan gunakan waktumu seumur hidup untuk belajar dan mengalaminya sendiri.”
Begitulah, si pemuda melanjutkan kehidupannya dan akhirnya meninggal. Sepeninggalnya, orang-orang sering menyebut namanya dan membicarakannya. Dia mendapat julukan sebagai: “Orang bijak yang selalu gembira dan senantiasa menularkan kegembiraannya kepada setiap orang yang dikenal.”

Penyakit Norak Yang Mewabah Di Indonesia

•13 Agustus 2009 • 1 Komentar

Deso (baca ndeso) itulah sebutan untuk orang yang norak, kampungan,
udik,.dan menurut saya ini gambaran yang ada di sekitar kehidupan nyata yang saya alami tanpa disadari..

Saya pernah mendengar cerita dari seorang dosen.!! kampus di Jepang penuh dengan sepeda, tak terkecuali dekan atau bahkan Rektorpun ada yang naik sepeda datang ke kampus. Bahkan si Pemilik perusahaan Honda tinggal di sebuah apartemen yang sederhana.Ketika beberapa pengusaha ingin memberi pinjaman kepada pemerintah Indonesia mereka menjemput pejabat Indonesia di Narita. Dari Tokyo naik kendaraan umum, sementara yang akan dijemput, pejabat Indonesia naik mobil dinas Kedutaan yaitu mercy.!! Saya jadi teringat dengan kehidupan Nabi Muhammad SAW..

Sampai akhir hayatnya Rasulullah tidak membuat istana Negara dan Benteng Pertahanan  padahal Rasulullah sudah sangat mengenal kemewahan istana raja-raja negara sekelilingnya, karena beliau punya pengalaman
berdagang. Ternyata beliau tidak menjadi silau terus ikut-ikutan latah
ingin seperti orang-orang. Lalu dimana aktivitas kenegaraan dilakukan?
Mengingat beliau sebagai kepala negara. Jawabannya ya di masjid.

Beliau punya banyak jalan yang legal untuk bisa membangun istana. Di
Mekkah nikah dengan janda kaya, di Madinah jadi kepala negara, punya
hak prerogatif dalam mengatur harta rampasan perang dan ada jatah dari Allah untuk dipergunakan sekehendak beliau, belum hadiah dari
raja-raja. Tetapi mengapa beliau sering kelaparan, ganjal perut dengan
batu, puasa sunnah niatnya siang hari, shalat sambil duduk menahan
perih perut dan seterusnya?

Ketika Indonesia sedang terpuruk, hutang lagi numpuk, rakyat banyak yang mulai ngamuk, negara sedang kere, banyak yang antri beras, minyak tanah, minyak goreng dll. Maka harga diri kita tidak bisa diangkat dengan medali emas turnamen olah raga, sewa pemain asing, banyak seremonial yang gonta-ganti baju seragam, baju dinas, merek mobil.

Bangsa ini akan naik harga dirinya kalo utang sudah lunas, kelaparan
tidak ada lagi, tidak ada pengamen dan pengemis, tidak ada lagi WTS
(Wanita Tidak Sholat, di Malaysia “Wanita Tak Senonoh”) , angka
kriminal rendah, korupsi berkurang,.

Akhirnya penyakit norak ini menjadi wabah yang sangat mengerikan dari atas sampai bawah :
- Orang bisa antri raskin sambil pegang HP
- Pelajar bisa nunggak SPP sambil merokok
- Orang tua lupa siapkan SPP, karena terpakai untuk beli tv dan kulkas
- Orang bule mabuk krn kelebihan uang, orang kampung mabuk belin   minuman patungan
- Pengemis bisa pake walkman sambil goyang kepala
- Para pengungsi bisa berjoged dalam tendanya
- Orang beli gelar akademis di ruko-ruko tanpa kuliah
- Kelihatan seperti aktivis tapi habis waktu untuk mencetin HP
- 62 tahun merdeka, lomba-lombanya masih makan kerupuk saja
- Agar rakyat tidak kelaparan maka para pejabatnya dansa dansi di acara      tembang kenangan.
- Agar kampanye menang harus berani sewa bokong-bokong bahenol ngebor
- Agar masyarakat cerdas maka sajikan lagu goyang dombret dan wakuncar
- Agar bisa disebut terbuka maka harus bisa buka-bukaan
- Agar kelihatan inklusif maka hrs bisa menggandeng siapa saja, kalo
perlu jin Tomang jg digandeng..Hehe..hehe (Juskid)

Yang lebih mengerikan lagi adalah supaya kita tidak terlihat kere,
maka harus bisa tampil keren. Makin kiamatlah kalo si kere tidak tahu
dirinya kere..Mungkin ini adalah sekedar tulisan dari realita yang ada, jika ada kesalahan mohon dikasih masukan..thank for u all..

LUCU

Bom & Inisial “N“

•14 Agustus 2009 • 1 Komentar

Di negeri ini yang namanya teror selalu identik dengan bom, bom selalu identik dengan umat islam dan aksi yang disebut terorisme itu akhinya karib dengan islam, dedengkot teroris didunia identik dengan Osama Bin Laden sedangkan di negeri ini tak lain; Noordin M Top seorang warga Malaysia yang konon cerita telah melang-melintang dalam dunia pengeboman di Indonesia

Sesuai dengan namanya “N” sengaja diinisialkan-memang orang top, tiap muncul ledakan bom mengguncang nusantara, maka jari telunjuk hingga jari kelingking aparat berwenang langsung menuding namanya ; pelakunya adalah “N”, “ bom seperti ini adalah ciri khas “N” atau “N” dibalik ledakan ini..Segudang berita muncul dimedia massa sementara si ‘N’nya sendiri tak berwujud,gelap dan gaib ia ibarat hantu hanya terasa efek kehadirannya namun sosoknya entah dimana??

Jum’at pagi, pertengahan juli lalu dua bom meledak hampir bersamaan, bom yang mengguncang ibukota itu terjadi saat perhatian bangsa tercurah pada perhitungan suara KPU dan rencana kedatangan klub sepak bola Manchester United  (MU) apesnya yang menjadi korban ledakan itu adalah hotel yang bakal disinggahi oleh rombongan MU, dua hari kemudian aparat kepolisian merilis inisial “N” seperti yang sudah-sudah “N” kembali menjadi sasaran pelaku teror namun ternyata “N” kali bukan Noordin M Top tapi Nurdin aja, dan konyolnya, “N” alias Nurdin yang ini, ternyata salah..!!! dan kenapa harus selalu muslim yang di tuduh tersangka..??? Serta kenapa harus komunitas yang paling cepat kena tudingan miring adalah Islam..???

9725491128843m[1]

Menunggu Orang Yang Kita Cintai..??

•13 Agustus 2009 • 1 Komentar

Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.
Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.
Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada…

Mungkin Itulah sedikit kutipan untuk orang yang selalu hadir disaat dalam kesendirian, Sangat aneh tapi inilah kenyataan yang riil, Penyesalan,Rasa bersalah serta keterpurukan yang selalu membani… entah sampi kapan..Memang benar :

Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya. Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.,,

Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji kita. Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.

Tapi Aktualnya,,Sangat Sulit Sekali..!!!

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.

Itulah 100302…Anugrah terindah yang selalu hidup.!! Dan sebuah Kisah klasik untuk masa depan  meski hanya sebuah impian…

keajaiban

MARHABAN YA RAMADHAN

•13 Agustus 2009 • & Komentar

Jangan lewatkan kesempatan “big sale”Obral besar-besaran pahala tiada tandingan Diskon ampunan dipotong sampai 99% Ramadhan telah datang Selama satu bulan penuh rahmah dan berkah Siapkan doa sekarang juga Jangan ketinggalan shalat malam dan baca Al Quran Kumpulkan point amalan anda. Sunnah disamakan dengan wajib.Point untuk yang wajib berlipat ganda.Juga nantikan bonus tak terduga di akhir bulan siapa tahu anda berhak mendapatkan door-prize: Lailatul Qadar ayo kita beramai-ramai menghidupkan Ramadhan. Marhaban Ramadhan, kita ucapkan untuk bulan suci itu, karena kita mengharapkan agar jiwa raga kita diasah dan diasuh guna melanjutkan perjalanan menuju Allah swt. Perjalanan menuju Allah swt itu dilukiskan oleh para ulama salaf sebagai perjalanan yang banyak ujian dan tentangan. Ada gunung yang harus didaki, itulah nafsu. Digunung itu ada lereng yang curam, belukar yang hebat, bahkan banyak perompak yang mengancam, serta iblis yang merayu, agar perjalanan tidak dilanjutkan. Bertambah tinggi gunung didaki, bertambah hebat ancaman dan rayuan, semakin curam dan ganas pula perjalanan. Tetapi, bila tekad tetap membaja, sebentar lagi akan tampak cahaya benderang, dan saat itu akan tampak dengan jelas rambu-rambu jalan, tampak tempat-tempat yang indah untuk berteduh, serta telaga-telaga jernih untuk melepaskan dahaga. Dan bila perjalanan dilanjutkan akan ditemukan kendaraan Ar-Rahman untuk mengantar sang musafir bertemu dengan kekasihnya. Untuk sampai pada tujuan tentu diperlukankan bekal yang cukup. Bekal itu adalah benih-benih kebajikan yang harus kita tabur didalam jiwa kita. Tekad yang keras dan membaja untuk memerangi nafsu, agar kita mampu menghidupkan malam Ramadhan dengan shalat dan tadarrus, serta siangnya dengan ibadah kepada Allah melalui pengabdian untuk agama. Taqqqobalahu Minna Waminkum..Taqqoballahu Ya Karim..Allahhumma Bariklana Fii Sya’banWa ballighnaa Ramadhan,, Ya Robb, Berkahi Kami Pada Bulan Sya’ban Dan Pertemukanlah Kami Dengan Bulan Ramadhan…Amin..

camel

“64 Tahun Indonesia Merdeka”

•17 Agustus 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

64 tahun sudah kita medeka..tapi kenapa masih banyak teror bahkan kita sebagai warga negara..merasa tidak aman hidup di negeri kita sendiri..??? Teringat perasaan senasib ketika bangsa Indonesia berjuang mencapai kemerdekaannya.Teringat persahabatan sejati kebangsaan Indonesia mengusir penjajah yang telah merampok kekayaan Indonesia.Teringat luka…kematian…tangisan…teriakan…tatapan harapan. Semua dilalui dengan keberanian dan mimpi untuk membangun bangsa Indonesia yang bersatu dalam payung NKRI yang bersama-sama memakmurkan rakyat tapi kenapa sekarang kita menjadi penakut, menjadi pengecut, menjadi ragu-ragu, menjadi saling mencurangi, menjadi saling mencakar, menjadi saling curiga..??

Sebenarnya semua itu bisa terjadi karna akibat dari kepemimpinan nasional, tetapi juga menjadi nyata karena kita semakin egois, saling mendendam, masa bodoh, dan yang paling parah adalah pengecut, lebih parah lagi pengecut karena takut jatuh martabat, takut jatuh miskin, takut jatuh dari kekuasaan.

Makna kemerdekaan tidaklah hanya bersifat individual tetapi merupakan cerminan kondisi bangsa yang terdiri dari berbagai komponen. Bila kita hanya memikirkan diri sendiri, niscaya bagi mereka yang mapan dan memiliki kekuasaan dan akses yang luas…sungguh hidupnya sangat amat merdeka. Tetapi bagi mereka yang nasibnya tergantung pada orang lain, perasaan terjajah itu justru semakin dalam apabila orang-orang yang memiliki pengaruh dalam hajat hidup orang banyak tidak mampu, pengecut, atau bahkan tidak paham bagaimana mengelola sumber-sumber kehidupan orang banyak secara adil.. semoga dimasa depan nanti negara menjadi negara yang benar-benar merdeka..bukan hanya bangsa’nya tapi rakyat’nya juga merdeka..Amin ya Allah..

foto.php

Tentang Hidup..

•23 Agustus 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

“ Bertahan hidup harus bisa bersikap lembut ”..

Itulah mottoku yang mungkin jadi pegangan hidup, karna suatu realita dan keadaan disekitar yang sangat memprihatinkan..karna semakin jauhnya kesenjangan jarak antara; persaudaraan,cinta dan kasih sayang..”Hidup Bersama Harus Dijaga” Kini hanya sebuah slogan yang tergilas oleh roda waktu keegoisan manusia yang semakin individualisme.

“ kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari; dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri “

setiap detik berlalu tanpa kita sadari banyak hal yang baru, bahkan alam bawah sadar kita merespon setiap perbuatan yang kita lakukan,,apakah kita sudah melakukan yang terbaik untuk hidup, seandainya semua terbuang sia-sia  dengan kata lain” kita adalah penjahat dari cerita kita sendiri “Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian.

“ Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun “

Suatu kebaikan = imbalan atau pujian atau popularitas tapi bagaimana kita bisa mengamalkan dalam kehidupan,, yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah. Tidak ada toleransi, tidak ada tenggang rasa dan tidak ada rasa tidak enak untuk itu..hadapi semua dengan keberanian untuk hidup yang adil dan sejahtera “Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian dan Kearifan ditemukan hanya dalam kebenaran”..

Karna setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan.. Oleh karna itu Jadilah kita manusia yang pada kelahiran kita semua orang tertawa bahagia, tetapi hanya kita sendiri yang menangis; dan pada kematian kita semua orang menangis sedih, tetapi hanya kita sendiri yang tersenyum..

Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang,, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu-nunggu..

Baby swEet

Mata Uang Rp.2000,-

•23 Agustus 2009 • 1 Komentar

Disela-sela perhitungan suara hasil pemilihan presiden, pemerintah melalui bank Indonesia menerbitkan uang baru dengan nilai Rp.2000,- dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, sesuai dan tepat waktu dalam kondisi layak edar. Alasan yang tak masuk akal..???

Semakin besar uang yang di miliki republik Indonesia maka semakin miskin kita!! Dulu kita pernah punya mata uang sebesar Rp. 1 da Rp. 5 lalu lama-lama menghilang dan sekarang kita punya pecahan uang Rp.100 rb. Dibalik penerbitan mata uang Rp.2000,- sebenarnya ada skenario besar yang tak bisa dimengerti banyak orang, bahwa Indonesia semakin berhasil dimiskinkan oleh kapitalisme. Betapa tidak dulu kita punya uang pecahan dengan pecahan yang lebih kecil, tapi kini tidak ada arti, uang kita semakin tak ada harganya, tapi pemerintah masih berani dengan gagah mengatakan ekonomi kita tidak lemah.

Ini bukan hanya sekedar penerbitan mata uang baru atau pergantian uang lama. Ini adalah rencana besar dalam system keuangan. Kekayaan kita dikuras habis, sedangkan kita semakin miskin..”tapi luar biasanya”, kita justru bangga dengan kemiskinan itu dan tanpa kita sadari ekonomi liberal sudah masuk kedalam perekonomian Indonesia..so mau dibawa kemana negara Indonesia tercinta…

” Demi Masa “

•26 Agustus 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Demi masa manusia sering terlupa..Pernahkah kita membayangkan,sebenarnya berapa lama kita menikmati kehidupan di dunia ini atau pernahkah mendengar pepatah yang mengatakan..”bahwasanya kehidupan manusia didunia ini hanyalah ibarat seseorang yang numpang minum”..Sebenarnya berapa lamakah,Sampai dikatakan hanya sekedar numpang minum saja..??Menurut allah swt..1 hari adalah 1000th= menurut perhitungan kita,dengan, kata lain kita hidup tidak lebih dari 1/10 hari menurut perhitungan allah..mari kita coba hitung bersama..:

  • Usia rata2 manusia = 63th x 365hr/th x 24jam/hr = 551.880 jam
  • 1 hr menurut allah = 1000th menurut manusia
  • 1000th =1000th x 365hr x 24jam = 8.760.000 jam
  • Jadi umur rata2 manusia disisi allah = 551.800  / 8.760.000  = 0,0630 jam

Bila dikonversi ke menit,menjadi 3 menit 78 detik..Ternyata usia manusia yang rata2 63th hanya punya waktu 3 menit 78 detik disisi allah, jadi sudah berapa menitkah diri hidup didunia ini dan sudah berapa menitkah waktu yang sudah berlalu..mensia-siakan waktu walau hanya seperseribu  detik sama halnya mensia-siakan kehidupan..sedetik kehilangan waktu maka kehilangan sebagian dari kehidupan..Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan..berjalan sesuai bagaimana seharusnya,berlalu sesuai dengan tabiatnya,cepat terlewat tanpa terasa dan tidak pernah dapat kembali

Masa depan seorang moeslim yang hakiki adalah kehidupan akhirat..Masa depan duniawi hanyalah perantara untuk kepentingan akhirat..oleh karna itu hisablah dirimu sebelum dirimu dihisabDSC01722

..Ampun Pemerintah..!!!

•25 Agustus 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Itulah kalimat yang nantinya akan kita sering ucapkan, dan tampaknya sebentar lagi kita akan mengatakan “ Ampunnn Pemerintah “…. Bagaimana tidak ??!! Sebelum menuntaskan  masa baktinya, Pemerintah  berencana menaikan tarif  Tol  dan harga gas elpiji ukuran 12 kg pada pertengahan dan akhir agustus..Kenaikan dua komponen ini otomatis akan menyeret harga-harga lain untuk merangkak naik ..

Bisa jadi, tarif tol konon akan berdampak pada pribadi, khususnya yang memiliki mobil sendiri..Tapi ELPIJI tak bisa dihindari akan berdapampak massal pada konsumsi masyarakat. Apalagi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri..Tarif tol akan naik kurang lebih sebesar 15% dari harga semula. Sedangkan harga elpiji dengan ukuran 12 kg akan sampai Rp 90 rb. Mungkin ini adalah salam perpisahan pemerintah lama, Sekaligu hadiah dari pemerintah baru yang berhasil dipilih sendiri oleh rakyat Indonesia…Selamat Menikmati…

monyet

( “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun.“)..!!!!

..Rakyat Kecil..

•25 Agustus 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Setelah dipikir-pikir secara mendalam, maka istilah “Rakyat Kecil” lebih cocok kita hadiahkan kepada para Pejabat Korup di Indonesia karena mereka benar-benar kecil: kecil di mata Tuhan, kecil moral dan kecil integritas.

Coba anda pikir, slogan dari pemimpin yang satu ke pemimpin lain selalu menjanjikan hidup yang lebih makmur, lebih sejahtera dan adil kepada rakyat kecil. Namun faktanya menunjukkan bahwa  yang lebih makmur dan lebih sejahtera itu para pejabat yang korup. Jadi slogannya jadi pas, kalo istilah “rakyat kecil” itu kita berikan kepada para pejabat korup, bukan?

Mulai saat ini, mohon diingat selalu, istilah “rakyat kecil” sudah dipindahtangan kepada para  pejabat korup di Indonesia. Jangan dipakai lagi untuk kebanyakan rakyat Indonesia yang miskin. Kasihan kan rakyat Indonesia, yang sudah bodoh, mendengar istilah itu mereka jadi lebih bingung lagi karena dari dulu tidak pernah klop.

Nah, istilah “rakyat kecil” yang dulu, kita perbaharui menjadi “rakyat tertindas”, “rakyat miskin” atau “rakyat terjajah” saja karena istilah ini sudah pas untuk wajah kebanyakan rakyat Indonesia.

Jadi kalo ada para pejabat yang memakai istilah untuk “rakyat kecil” lagi kita harus mengamini karena istilah itu mempunyai arti untuk teman, kolega, kelompok atau koloni mereka.

bocah

Rakyat Yang Menderita..

•26 Agustus 2009 • & Komentar

teks proklamasi - wordpress

64 Tahun sudah Indonesia merdeka. Namun, kemerdekaan itu tidak dirasakan rakyat. Di atas kertas, Indonesia memang merdeka, tapi kenyataannya rakyat tetap menderita..Kita merdeka tapi sebenarnya rakyat masih tetap menderita. Hukum kita disandera oleh modal. Kalau kita bicara pencapaian, pemerintah belum menciptakan keadilan bagi seluruh rakyatnya. Masyarakat miskin tidak punya posisi di negara karena dianggap tidak menyumbang apa-apa,”

“Hukum tidak berpihak kepada rakyat miskin. Dari segi sistem yang melatarbelakangi pembuatan hukum tidak berpihak kepada rakyat dan penegak hukum kita lebih menghamba kepada kekuasaan dan uang,” ya klo menurutqu sih seperti itu..

rakyat Indonesia kini masih menderita akibat sistem yang diterapkan pemerintah tidak memihak kepada rakyat kecil…untuk bapak pejabat yang disana coba melihat kami disini,,yang masih berharap untuk perubahan..

semoga rintihan hati kami di dengar…Amin..

Bakti Imam Abu Hanifah Pada Ibunya

•12 September 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

najaf

Ketika bertemu dengan sang ibu, Abu Hanifah ditanya tentang hukum ditanya mengenai hukum sumpah. Entah ibunya pernah bersumpah apa.yang jelas dia menanyakan jika tidak mampu melaksanakanya , harus diganti dengan apa..

Sebagai seorang mufti, tentu abu hanifah tahu, dan dijelaskanya masalah itu kepada ibunya. Tapi si ibu merasa belum puas, ingin di mendengar penjelasan dari ustadz, dengan senang hati, Abu Hanifah menganterkan ibunya kerumah ustadz, sesampainya di sana, dia adukan permasalahan persis yang dia adukan kepada anaknya, bukannya menjawab justru dia bertanya kembali  “ apa pantas saya memberi fatwa, sementara anakmu seorang imam besar dan faqih kuffah ada disini bersamamu.???

Demikianlah sikap Abu Hanifah, ketika ketinggian ilmunya dibarengi dengan mengingat Allah, tentu tak sedikitpun terbesit dibenaknya untuk menyengsarakan orang pernah melahirkannya dan mengasuhnya, tak heran jika ia berkata..” demi Allah..bukan pukulan cambuk yang menyakitiqu, namun cucuran air mata bundaqu yang membuat hatiqu terluka,,”

Berbeda dengan anak sekarang,,jika sudah berhasil maka nasib sang Ibu berakhir di Panti Jompo, biar tidak merepotkan. Padahal ketika melahirkan dulu, betapa si anak merepotkan sang ibu,, hinnga ia nyaris mengorbankan nyawanya…I LOVE U MUM ..

Pustaka : Kisah Imam Abu Hanifah

“”Kisah Nyata..??

•13 September 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

bebe2

Subhanalloh… Kisah dibawah ini kisah yang sangat luar biasa… patut untuk dibaca sampai abis…

Bocah itu menjadi pembicaraan dikampung Ketapang. Sudah tiga hari ini ia mondar-mandir keliling kampung. Ia menggoda anak-anak sebayanya, menggoda anak-anak remaja diatasnya, dan bahkan orang-orang tua. Hal ini bagi orang kampung sungguh menyebalkan.

Yah, bagaimana tidak menyebalkan, anak itu menggoda denganberjalan kesana kemari sambil tangan kanannya memegang roti isi daging yang tampak coklat menyala. Sementara tangan kirinya memegang es kelapa, lengkap dengan tetesan air dan butiran-butiran es yang  melekat diplastik es tersebut.

Pemandangan tersebut menjadi hal biasa bila orang-orang kampung melihatnya bukan pada bulan puasa! Tapi ini justru terjadi ditengah hari pada bulan puasa! Bulan ketika banyak orang sedang menahan lapar dan haus. Es kelapa dan roti isi daging tentu saja menggoda orang yang melihatnya.

Pemandangan itu semakin bertambah tidak biasa, karena kebetulan selama tiga hari semenjak bocah itu ada, matahari dikampung itu lebih terik dari biasanya. Luqman mendapat laporan dari orang-orang kampong mengenai bocah itu. Mereka tidak berani melarang bocah kecil itu menyodor-nyodorkan dan memperagakan bagaimana dengan nikmatnya ia mencicipi es kelapa dan roti isi daging tersebut.

Pernah ada yang melarangnya, tapi orang itu kemudian dibuat mundur ketakutan sekaligus keheranan. Setiap  dilarang, bocah itu akan mendengus dan matanya akan memberikan kilatan yang menyeramkan. Membuat mundur semua orang yang akan melarangnya.

Luqman memutuskan akan menunggu kehadiran bocah itu. Kata orang kampung, belakangan ini, setiap bakda zuhur, anak itu akan muncul secara misterius. Bocah itu akan muncul dengan pakaian lusuh yang sama dengan hari-hari  kemarin dan akan muncul pula dengan es kelapa dan roti isi daging yang sama juga! Tidak lama Luqman menunggu, bocah itu datang lagi. Benar, ia menari-nari dengan menyeruput es kelapa itu. Tingkah bocah itu jelas membuat orang lain menelan ludah, tanda ingin meminum es itu juga.

Luqman pun lalu menegurnya.. Cuma,ya itu tadi,bukannya takut, bocah itu malah mendelik hebat dan melotot, seakan-akan matanya akan keluar. “Bismillah..  .” ucap Luqman dengan kembali mencengkeram lengan bocah itu. Ia kuatkan mentalnya. Ia berpikir,kalau memang bocah itu bocah jadi-jadian, ia akan korek keterangan apa maksud semua ini. Kalau memang bocah itu “bocah beneran” pun, ia juga akan cari keterangan, siapa dan dari mana sesungguhnya bocah itu..

Mendengar ucapan bismillah itu, bocah tadi mendadak menuruti tarikan tangan Luqman. Luqman pun menyentak tanggannya, menyeret dengan halus bocah itu, dan membawanya ke rumah. Gerakan Luqman diikuti dengan tatapan penuh tanda tanya dari orang-orang yang melihatnya. “Ada apa Tuan melarang saya meminum es kelapa dan menyantap roti isi daging ini? Bukankah ini kepunyaan saya?” tanya bocah itu sesampainya di rumah Luqman, seakan-akan tahu bahwa Luqman akan bertanya tentang kelakuannya. Matanya masih lekat menatap tajam pada Luqman.

Maaf ya, itu karena kamu melakukannya dibulan puasa,” jawab Luqman dengan halus,”apalagi kamu tahu, bukankah seharusnya kamu juga berpuasa? Kamu bukannya ikut menahan lapar dan haus, tapi malah menggoda orang dengan tingkahmu itu..”

Sebenarnya Luqman masih akan mengeluarkan uneg-unegnya, mengomeli anak itu. Tapi mendadak bocah itu berdiri sebelum Luqman selesai. Ia menatap Luqman lebih tajam lagi. “Itu kan yang kalian lakukan juga kepada kami semua! Bukankah kalian yang lebih sering melakukan hal ini ketimbang saya..?! Kalian selalu mempertontonkan kemewahan ketika kami hidup dibawah garis kemiskinanpada sebelas bulan diluar bulan puasa?

Bukankah kalian yang lebih sering melupakan  kami yang kelaparan, dengan menimbun harta sebanyak-banyaknya dan melupakan kami? Bukankah kalian juga yang selalu tertawa dan melupakan kami yang sedang menangis? Bukankah kalian yang selalu berobat mahal bila sedikit saja sakit menyerang, sementara kalian mendiamkan kami yang mengeluh kesakitan  hingga kematian menjemput ajal..?!

Bukankah juga di bulan puasa ini hanya pergeseran waktu saja bagi kalian untuk menahan lapar dan haus? Ketika bedug maghrib bertalu, ketika azan maghrib terdengar, kalian kembali pada kerakusan kalian…!?”  Bocah itu terus saja berbicara tanpa memberi kesempatan pada Luqman untuk menyela. Tiba-tiba suara bocah itu berubah. Kalau tadinya ia berkata begitu tegas dan terdengar “sangat” menusuk, kini ia bersuara lirih, mengiba.

“Ketahuilah Tuan.., kami ini berpuasa tanpa ujung, kami senantiasa berpuasa meski bukan waktunya bulan puasa, lantaran memang tak ada makanan yang bisa kami makan. Sementara Tuan hanya berpuasa sepanjang siang saja.

ketahuilah juga, justru Tuan dan orang-orang di sekeliling Tuan lah yang menyakiti perasaan kami dengan berpakaian yang luar biasa mewahnya, lalu kalian sebut itu menyambut Ramadhan dan ‘Idul Fithri?

Bukankah kalian juga yang selalu berlebihan dalam mempersiapkan makanan yang luar biasa bervariasi banyaknya, segala rupa ada, lantas kalian menyebutnya dengan istilah menyambut Ramadhan dan ‘Idul Fithri?  Tuan.., sebelas bulan kalian semua tertawa di saat kami menangis, bahkan pada bulan Ramadhan pun hanya ada kepedulian yang seadanya pula.

Tuan.., kalianlah yang melupakan kami, kalianlah yang menggoda kami, dua belas bulan tanpa terkecuali termasuk di bulan ramadhan ini. Apa yang telah saya lakukan adalah yang kalian lakukan juga terhadap orang-orang  kecil seperti  kami…!  Tuan.., sadarkah Tuan akan ketidak abadian harta?

Lalu kenapakah kalian masih saja mendekap harta secara berlebih? Tuan.., sadarkah apa yang terjadi bila Tuan dan orang-orang sekeliling Tuan tertawa sepanjang masa dan melupakan kami yang semestinya diingat? Bahkan, berlebihannya Tuan dan orang-orang di sekeliling Tuan bukan hanya pada penggunaan harta, tapi juga pada dosa dan maksiat.. Tahukah Tuan akan adanya azab Tuhan yang akan menimpa?

Tuan.., jangan merasa aman lantaran kaki masih menginjak bumi. Tuan…,jangan  merasa perut kan tetap kenyang lantaran masih tersimpan pangan ‘tuk setahun, jangan pernah merasa matahari tidak akan pernah menyatu dengan bumi kelak….”

Wuahh…, entahlah apa yang ada di kepala dan hati Luqman. Kalimat demi kalimat meluncur deras dari mulut bocah kecil itu tanpa bisa dihentikan.  Dan hebatnya, semua yang disampaikan bocah tersebut adalah benar adanya! Hal ini menambah keyakinan Luqman, bahwa bocah ini bukanlah bocah sembarangan. Setelah berkata pedas dan tajam seperti itu, bocah itu  pergi begitu saja meninggalkan Luqman yang dibuatnya terbengong-bengong.

Di kejauhan, Luqman melihat bocah itu menghilang bak ditelan bumi. Begitu sadar, Luqman berlari mengejar ke luar rumah hingga ke tepian jalan raya kampung Ketapang. Ia edarkan pandangan ke seluruh sudut yang bisa dilihatnya, tapi ia tidak menemukan bocah itu. Ditengah deru nafasnya yang memburu, ia tanya semua orang di ujung jalan, tapi semuanya menggeleng bingung. Bahkan, orang-orang yang menunggu penasaran didepan rumahnya pun mengaku tidak melihat bocah itu keluar dari rumah Luqman!

Bocah itu benar-benar misterius! Dan sekarang ia malah menghilang! Luqman tidak mau main-main. Segera ia putar langkah, balik ke rumah. Ia ambil sajadah, sujud dan bersyukur. Meski peristiwa tadi irrasional,  tidak masuk akal, tapi ia mau meyakini bagian yang masuk akal saja. Bahwa memang betul adanya apa yang dikatakan bocah misterius tadi. Bocah tadi memberikan pelajaran yang berharga, betapa kita sering melupakan orang yang seharusnya kita ingat.. Yaitu mereka yang tid

“Persahabatan”..

•18 September 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Garis
Dan jika berkata, berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?..Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.
Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.
Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita; Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.
Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.
CINTA

..Tersenyumlah..

•18 September 2009 • 1 Komentar

Tersenyumlah!
Senyuman tidak mahal, tetapi menghasilkan banyak hal.
Senyum membuat kaya orang-orang yang menerimanya
Tanpa membuat miskin orang yang memberikannya. Senyum terjadi hanya sekejap, Tetapi kenangannya kadang berlangsung selamanya.
Tidak ada orang yang sangat kaya yang bisa bergaul tanpanya,
Dan begitu juga orang yang sangat miskin Tetapi mereka lebih kaya karenanya..Senyum menciptakan kebahagiaan di rumah,
Menumbuhkan niatan baik dalam kelakuan,Dan merupakan tanda balasan dari pertemanan..Senyum adalah ketenangan bagi kegelisahan, keceriaan bagi yang kecil hati, kegembiraan bagi yang sedih dan obat penangkal alami terbaik untuk kesulitan.Meskipun demikian senyum tak dapat dibeli,Diminta, dipinjam, atau dicuri,Karena senyuman adalah sesuatu yang sama sekali tidak berguna bagi siapapun sampai senyum itu diberikan!! Dan jika kau harus menemui seseorang yang terlalu letih atau sakit atau frustasi untuk memberimu sebuah senyuman,
Jangan lupa untuk memberikan satu senyummu pada mereka.
Karena tidak ada yang lebih membutuhkan senyuman daripada orang-orang yang tidak punya senyuman lagi untuk diberikan.
Sebuah senyum akan selalu diterima Karena senyuman membuka pintu dan hati seperti anak kunci…Tersenyumlah!
monyet

SIKAP

•3 Oktober 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan
Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.
Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.
Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi
Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.
Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.

Anda dan Pertarungan Hidup

•4 Oktober 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Apapun yang Anda perjuangkan melalui pertarungan – pasti merupakan sesuatu yang penting bagi Anda. Itu sebabnya Anda dikenal dari apa yang Anda pertarungkan.
Dalam hidup Anda sering menghadapi pertarungan. Berbagai macam pertarungan telah Anda lewati bukan? Mulai dari Anda mencari pacar, jodoh, mencari pekerjaan, mempertahankan prestasi di depan supervisor Anda … semuanya adalah pertarungan yang membutuhkan talenta Anda di dalamnya.
Sayangnya tidak semua orang bisa memilah dan memilih, mana-mana pertarungan yang mengharuskan kita untuk terjun di dalamnya atau justru kita hindari.
Hal-hal sepele (peanut) yang tidak penting, yang membuat nyali tarung Anda menggelora dan memaksa Anda untuk bertarung dengan orang lain menunjukkan dengan sesungguhnya bahwa SEPELE lah dan kecillah Anda.
Lain halnya jika yang Anda pertarungkan hal-hal yang SANGAT BAIK dan BERNILAI, maka begitulah orang lain akan menganggap Anda.
Hidup memang harus memilih, demikian juga dengan ‘pertarungan’ dalam kehidupan Anda. Oleh karenanya, janganlah membuang setiap detik dari waktu Anda untuk bertarung dengan hal-hal yang sepele. Naikkanlah KELAS Anda dengan hanya bertarung pada hal-hal yang BERNILAI dan BERGUNA paling tidak untuk diri Anda sendiri dan untuk selanjutnya bagi yang lain.
Akhirnya saya harus katakan bahwa: YOU ARE STRONGER THAN YOU THINK YOU AREPICT0124

jUST dO iT..!!

•3 Oktober 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Anda mungkin tidak pernah tahu hasil dari usaha-usaha yang Anda lakukan, tetapi jika Anda tidak melakukan sesuatu, Anda tidak mungkin mendapatkan hasil…
Jika Anda mengamati lebih dekat pada kepompong, maka dia adalah contoh sederhana yang paling baik untuk kita mengambil pelajaran. Kepompong untuk menjadi kupu yang indah, dia berdiam diri selama sekian hari untuk selanjutnya menjadi hal yang disenangi oleh alam, termasuk Anda.
Diamnya kepompong bukan suatu yang statis yang tanpa hasil, tapi adalah contoh kesibukan seekor ulat yang mendambakan sesuatu keindahan dengan kepasrahan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Dalam diamnya mengakui segala kelemahannya.
Apa yang terjadi kemudian? Tuhan memberikan hasil yang sangat menakjubkan. Ulat yang tadinya menggelikan itu berubah total menjadi kupu nan indah dan diidamkan kedatangannya oleh bunga, pohon dan dahan-dahan hutan yang merindukan lentik-lentik kaki dan ciuman sang kupu.
Tuhan Yang Maha Kasih memberikan pelajaran yang cukup menarik. Ulat telah melakukan sesuatu untuk mendapatkan hasil. Namun, kita seringkali meragukan usaha kita dan prematur memikirkan hasil atas usaha kita.
Mari kita melakukan apapun yang kita yakini kebaikannya, JUST DO IT dan YOU WILL SEE THE AMAZING RESULTS.

.”Negeri Yang Terjebak”.!!!

•8 Oktober 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Apa yang sebenarnya terjadi dinegeri ini?? Seluruh pembesar negara terjebak dalam kemasiatan, Polisi yang seharusnya melindungi masyarakat, kini pejabatnya ditunding telah melakukan pelanggaran hukum. Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang tugasnya menyapu bersih koruptor , Kini malah didakwa terjebak dalam permainan penyalah-gunaan kekuasaan..

Apakah kita termaksud orang-orang yang hanya pandai memerintah..agar orang lain bebuat kebaikan lalu kita sendiri justru meninggalkan dan jauh dari kebaikan? Di negeri ini, ternyata orang penyeru kebaikan adalah orang-orang yang jauh dari kebaikan..??? Para pembesar negara dengan fasih mampu berceramah tentang kebaikan, keberkahan dan kemuliaan yang akan didapat tapi ternyata justru mereka yang mengundang kemurkaan Allah..mereka yang membuat Allah benci.!!

Apakah ada yang lebih hina dari pada orang-orang yang diberi amanah memimpin negeri, lalu meng-hianati rakyatnya sendiri..??? Apakah ada yang lebih menjijikan ketika segelintir orang diberikan tanggung jawab,tapi dengan tanggung jawab itu mereka memperkaya diri..???

Jika pemimpin kita sombong, takabur, para aparat pemerintahnya zalim dan lalim serta kita sebagai rakyat yang terkontaminasi oleh rusaknya moral dan etis kehidupan negeri ini, hanya 1 cara taubat atas segala kekejian dan segala yang membuat Allah murka, sebelum tentara Allah mengirimkan mala-petaka, bencana, dan musibah yang berkelanjutan..semoga kita termaksud orang-orang yang menyadari..
Mereka berkata bahwa setiap orang membutuhkan tiga hal yang akan membuat mereka berbahagia di dunia ini, yaitu; seseorang untuk dicintai, sesuatu untuk dilakukan, dan sesuatu untuk diharapkan…
IMG0739A

..Haji.

•29 Oktober 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Kita tau saat ini saudara-saudara kita sedang melaksanakan ibadah haji..
Jutaan jamaah dari Indonesia dan dunia mengunjungi Tanah Haram…
Beribadah, bermunajat…
Memohon doa dan rahmatNya…
Namun, mengapa saat ini masalah dunia Islam tak kunjung mereda?
Umat islam masih banyak yang kelaparan, kedinginan, kebodohan dan yang lainnya?
Jutaan orang ber haji, namun tak jua ada yang melahirkan haji-haji yang revolusioner..!
Yang sanggup menjadi pioneer perubahan…
Seperti kata Herry Nurdy
” Ibadah Haji, hari ini lebih terkesan ibadah ritual biasa. Nyaris tak berdampak pada kekuatan politik dunia Islam dan posisi kaum Muslimin”
Padahal kita bisa berkaca pada haji-haji pendahulu kita.
yang sanggup melakukan perubahan, ba’da melaksanakan ibadah Haji.
Seeperti halnya ketika Haji Wada saat era Rasulullah, yang sanggup menggentarkan Jazirah Arab dan menambah wibawa kaum muslimin dimata orang-orang kafir.
Atau kita lihat zaman setelahnya, ketika Jamaludin Al Afghani yang langsung memilki 5 prinsip kerja dakwah ba’da beliau berhaji.
Atau berkacalah pada tokoh milik seluruh umat Islam dari Indonesia, Muhammad Darwisj atau KH Ahmad Dahlan, yang ba’da menunaikan ibadah haji langsung mengaplikasikan spirit yang beliau dapat di Tanah Airnya sendiri. Beliau mulai dari yang kecil, mengajar ngaji, meluruskan pemikiran, dan mencerahkan pemahaman.
Sedikit ke arah barat, kita bisa belajar dari Detroit Red alias Malcolm X. Ba’da berhaji, beliau memiliki pemikiran dakwah revolusioner yang menghapus paham-paham rasisme di Amerika. Yang membeda-bedakan antara si Hitam dan si Putih. Yang memberi harga, bahwasanya si Hitam punya derajat yang sama dengan si Putih. Obama punya hutang jasa yang besar terhadap da’i mantan budak ini.
Begitulah, bagaimana seharusnya umat Islam mengejewantahkan spirit hajinya dalam lingkungan masyarakatnya. Ba’da berhaji seharusnya dapat memberi kontribusi real dalam masyarakat.
Bagaimana dengan sekarang? Berapa banyak yang berhaji? lantas berapa banyak pula yang tak mampu sajikan suara atas darah di Palestina, Chechnya, Pattani, Afghanistan?
Berapa banyak yang berhaji? Namun berapa banyak pula yang sanggup hadirkan perubahan, membawa spirit Tanah Haram ke Tanah Airnya?
Berapa banyak orang berhaji? Namun berapa banyak pula yang berdialog dengan muslim lain dari penjuru dunia, sekedar bertukar pikiran mencari solusi permasalahan umat.
Jujur, saya begitu muak dengan orang atau ustadz yang berhaji berkali-kali, sementara disekitarnya masih ada anak yatim yang putus sekolah.
Muak,,Kesal!! Apa arti dari label haji yang mereka dapat?
Apa arti dari puluhan juta yang mereka keluarkan untuk beribadah ke Tanah Haram, sementara disekitarnya ada anak yang sekolah saja tidak mampu.
Apa arti dari haji berkali-kali? Bukankah yang terpenting adalah aplikasi dari ibadah haji tersebut? Dimana dakwah dan jihadnya?
Melihat fenomena memuakkan tersebut, saya sampai berpikir nyeleneh..gak terlalu penting ibadah haji, yang penting aplikasi dakwah dan jihadnya!!
Yah, sekedar pemikiran nyeleneh tanpa besik ilmiah yang kuat.
Pastinya, semoga kita dapat segera melaksanakan rukun islam ke-lima tersebut, dan dapat mengejewantahkan spiritnya kedalam masyarakat kita. Demi Allah, umat gak butuh label haji kita, umat juga gak butuh cerita-cerita pengalaman kita diTanah Haram, umat hanya butuh pemikiran revolusioner dari spirit ibadah haji kita yang sanggup hadirkan perubahan sosial.

Wallahu’alam
CRIM0024

…Kawah Putih,,,& Seseorang..

•30 Oktober 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

………..
…….

..“Dalam buaian rindu penantian
Ada sejumput asa yang tersisa
Entah mawar atau…penantian yang tertunda..
Biarkan waktu yang menjawabnya”

Cinta dalam Kebenaran ????

•15 November 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

sangat di syankkan.. Dalam kehidupan saat ini sudah semakin bertambahnya profesi sebagai hakim. Semakin banyaknya orang yang suka menghakimi sesamanya.
Pernahkah terpikirkan oleh kita jika kita mengadili orang mungkin kita tidak akan punya waktu untuk mencintai mereka.
Ketika kekuatan cinta mengalahkan kecintaan terhadap kekuasaan dunia maka kita akan mengenal perdamaian.
Cinta adalah satu-satunya kekuatan yang mampu mengubah seorang lawan akan menjadi kawan.
Persatuan merupakan syarat utama terpeliharanya kebebasan.
Cinta kita harusnya membuat kita, menjaga orang lain
11835_1142607455933_1549880873_30354353_6237535_n

Nenek Minah Dalam Jeratan Hukum

•20 November 2009 • 1 Komentar


Berita yang cukup menggetarkan hati, seorang nenek ( Minah, 63th ) yang hanya mencuri 3 buah kakau untuk menjadikan bibit dalam pertanian kecil dirumahnya,Dihukum 1 tahun 5 bulan tahanan pidana, padahal ia sudah mengembalikan,meminta maaf dan memohon ampun..Tapi tidak disangka ia dilaporkan ke kantor polisi dan berhujung di meja hijau, bayangkan harga 3 buah kakau ( Rp.30.000 ) sudah melebihi ongkos perjalanan nenek Minah yang rumahnya di pelosok berjarak sekitar 15 kilo meter untuk memenuhi panggilan majelis hukum kota purwokerto, “ naik angkot dan ojek sekali jalan saja sudah menghabiskan sekitar Rp.50.000 “ sedangkan nek minah sudah menghadiri pulang-balik sebanyak 5 kali ( 5 X 50000 =Rp. 250000, Blm ditamabah makan ) Dan hasilnya tetap tidak ada ampun untuk hukuman rakyat kecil seperti nenek minah.
Hati menangis, karna rasa kasih sayang sesama sudah hilang dengan kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin, Rasa solidaritas untuk sukarelawan terpuruk dengan materi dan uang, mata hati buta dengan harta untuk melihat keadaan yang sebenarnaya, selalu berfikir mencari aman sendiri,sikut kiri-kanan dan saling menjebloskan, tanpa berfikir kita adalah mahluk sosialis yang saling ketergantungan dan saling membutuhkan
Dimana letak hati dan perasaan sebagai manusia, bila kita bandingkan dengan para koruptor, kolusi dan nepotisme yang sudah menghianati amanah rakyat dengan jabatannya, koruptor yang sudah menggerogoti dan menyolong uang negara milyaran bahkan triliyunnan..mereka bisa membeli hukum dan mereka bisa lepas dari jeratan hukum dengan mudahnya,subhanallah.. Harusnya hukum memberikan sedikit toleransi dengan dasar rasa kemanusiaan dan mengayomi rakyat kecil. Dimana letak hati nurani dalam prikemanusiaan kita..Tanpa kita sadari,secara logika ini akan merusak moral, untuk berhenti melakukan korupsi yang besar dari pada maling kecil-kecilan..Karna orang akan berfikir menyolong yg kecil hukumannya besar sedangkan yang korupsi besar hukumannya kecil..
Mungkin Kasus nenek Minah adalah contoh kecil tentang hukum untuk rakyat kecil, hukum yang tidak pernah melihat dengan hati nurani dan prikemanusiaan yaitu RASA KEADILAN..

Perbedaan Menteri Dan Pemain Bola

•20 November 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Pernah terpikir dalam benak saya, Perbedaan pemain bola dengan menteri-menteri terpilih.. Tentu saja sangat beda jauh dari segi berkiprah,Tapi kita lihat dari sudut mental politisi dengan pesepak bola. Klo para pemain sepak bola, harus bekerja keras, mati-matian mencetak gol atau mempertahankan gawang, dan ketika salah satu dari mereka menggetarkan jala lawan, mereka bergembira sujud syukur dan meluapkan rasa..!!!! Sementara orang-orang yg nama’a terpilih menjadi menteri, mereka belum bekerja, mereka belum mencetak angka, mereka belum membuat Gol bahkan mereka belum dilantik dan disumpah tapi mereka sudah sujud syukur.. so apa yg mereka syukuri..???? jabatan sebagai seorang menteri..??? atau sesuatu dibalik jabatan itu..???
Lalu apa perbadaan pesepak bola dgn menteri terpilih..???? kali ini saya berpikir lagi dan bukan hanya sekedar sujud syukur..!!! Jika pemain bola mereka harus membuktikan kepiawaian permainan, kecanggihan skill dan kecemerlangan karir, baru nilai transfer mereka meroket ke angka yang gila..!!! Tapi para menteri ini, mereka belum bekerja, bahkan mereka belum menunjukan prestasi yg cemerlang untuk rakyat, bangsa dan negara, pagi-pagi sudah tersiar kabar..rancangan yg pertama kali diajukan adalah, kenaikan gaji para menteri..!!!! “Coba bayangkan kawan, apa yang terpikir secara logika dibenak kalian”???
Klo menurut hati nurani saya, sungguh sangat melukai perasaan keadilan, apalagi di tengah situasi ekonomi yg belum mampu memberikan lapangan dan peluang kerja..???
Lalu apa perbedaan pesepak bola dengan para menteri..???? Yg jelas pemain sepak bola tidak memiliki peluang untuk melakukan KORUPSI. Sementara untuk menjadi menteri, peluang datang tanpa di undang..!!!! wallahualam

“Persahabatan Dari Kesalahan”

•10 Desember 2009 • 1 Komentar

Antrian Yang Panjang Dan Tanpa Sadar kita menyelak seperti bayi yang baru lahir ke dunia tanpa dosa, mungkin satu kata yg masih melekat dipikiranqu..
Di awali oleh rintik air langit kecil yg pelan tapi pasti hingga berubah menjadi sebuah hujan yang cukup membuat panik namun waktu tanpa toleransi, trus menggilas dalam perjalanan menuju kebahagian menguji andrenalin yang nyata..terus berjalan dan berjalan untuk sebuah tantangan, kebahagian,canda dan tawa semua bercampur menjadi persahabatan dari satu kesalahan ..

Ada sahabat mengatakan padaku, “Jika engkau melihat ada orang tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan cinta dari persahabatan..!!
Kujawab,”Jika engkau melihat ada orang tertidur, bangunkan dan ajaklah dia berbicara tentang rindu akan kasih sayang dari persahabatan.”..

Hanya dalam waktu 2 jam tercipta suatu kenangan atas dasar cinta dan kasih sayank dari sebuah persahabatan baru.. Kecocokan, konkrit, atau mungkin sebuah jodoh untuk menjalin suatu persaudaraan.. Yang pasti banyak hikmah kebahagian dari kesahalan tanpa sadar ..yaitu persahabatan baru..
Thnk’s To : Wat Orang Yg Kusayankngi, sahabat campus, sahabat baru dari bogor & anak bungsu dari pondok.. 06 des 2009

..Kisah Klasik..

•15 Desember 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Cinta hanya berlalu di depan kita, melihat dan terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; diam dan trus bersembunyi dibalik keceriaan dan tawa.
Kebahagiaan yang tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakitihatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka..Karna cinta yang sesungguhnya adalah disaat kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya,
Ada sahabat mengatakan padaku, “Jika engkau melihat ada orang tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan cinta dan kebahagian.”
Kujawab,”Jika engkau melihat ada orang tertidur, bangunkan dan ajaklah dia berbicara tentang rindu akan kasih sayang.”….
Terlalu cepat hidup ini, jika untuk sebuah kisah klasik dalam cinta,,; susah, senang, tertawa, bersedih, semua bercampur menjadi satu membentuk kenangan yang selalu akan hadir dalam kesendirian

Semua hanya bisa dibayar dengan keihklsan, walau hanya satu senyuman, hidup ini akan sangat indah jika “kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, walaupun tidak pernah berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada di atas kepala orang lain( orang yang kita cintai )..tanpa kita sadari kebahagiaan yang hakiki telah berada dalam pelukan kita

I Will Always Lov U Forever and immutable…100302

..Tentang Hidup..

•15 Desember 2009 • & Komentar

“ Bertahan hidup harus bisa bersikap lembut ”..
Itulah mottoku yang mungkin jadi pegangan hidup, karna suatu realita dan keadaan disekitar yang sangat memprihatinkan..karna semakin jauhnya kesenjangan jarak antara; persaudaraan,cinta dan kasih sayang..”Hidup Bersama Harus Dijaga” Kini hanya sebuah slogan yang tergilas oleh roda waktu keegoisan manusia yang semakin individualisme.

“ kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari; dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri “
setiap detik berlalu tanpa kita sadari banyak hal yang baru, bahkan alam bawah sadar kita merespon setiap perbuatan yang kita lakukan,,apakah kita sudah melakukan yang terbaik untuk hidup, seandainya semua terbuang sia-sia dengan kata lain” kita adalah penjahat dari cerita kita sendiri “Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian.

“ Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun “
Suatu kebaikan = imbalan atau pujian atau popularitas tapi bagaimana kita bisa mengamalkan dalam kehidupan,, yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah. Tidak ada toleransi, tidak ada tenggang rasa dan tidak ada rasa tidak enak untuk itu..hadapi semua dengan keberanian untuk hidup yang adil dan sejahtera “Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian dan Kearifan ditemukan hanya dalam kebenaran”..

Karna setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan.. Oleh karna itu Jadilah kita manusia yang pada kelahiran kita semua orang tertawa bahagia, tetapi hanya kita sendiri yang menangis; dan pada kematian kita semua orang menangis sedih, tetapi hanya kita sendiri yang tersenyum..
Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang,, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu-nunggu..

Cinta Dalam Ke ikhlasan

•17 Desember 2009 • & Komentar

Kalau engkau dicintai orang dan mencintainya, senangkanlah hatimu ! Tandanya hidupmu telah berharga, tandanya engkau telah masuk daftar orang yang terpilih. Allah telah memperlihatkan belas kasihan-Nya kepadamu lantaran pergaduhan hati sesama makhluk. Dua jiwa di seberang masyrik dan maghrib telah terkongkong dibawa satu perasaan di dalam lindungan Allah. Disanalah waktunya engkau mengetahui rahasia perjalanan matahari di dalam falaq, ketika fajarnya dan terbenamnya, tandanya Allah membisikkan ke telingamu nyanyian alam ini. Lantaran yang demikian dua jiwa berenang di langit khayalan, di waktu orang lain terbenam. Keduanya berdiam didalam kesukaan dan ketenteraman, bersenda gurau di waktu bersungguh-sungguh.

Kalau engkau mencinta tapi cinta tak terbalas, senangkan jugalah hatimu!
Karena sesungguhnya orang yang mengusir akan jatuh kasihan dan ingin kembali pada orang yang diusirnya itu setelah ia jauh dari matanya, ia akan cinta, cinta yang lebih tinggi darjatnya daripada cinta lantaran hawa. Terpencil jauh membawa keuntungan insaf, kebencian meruncingkan cita-cita dan membersihkan perbuatan. Sehingga lantaran itu hati akan bersih, laksana bejana kaca yang penuh berisi air khulud, air kekal yang di anugerahkan Tuhan. Dengan sebab itu, engkau akan beroleh juga kelak tempat merupakan cinta itu, kalau tak ada pada insan, akan ada pada yang lebih kekal daripada insan. Bersedialah menerima dan menyuburkan cinta, walaupun bagaimana besarnya tanggunganmu, karena cinta memberi dan menerima, cinta itu gelisah, tetapi membawa tenteram. Cinta mesti lalu dihadapanmu, sayang engkau tak tahu bila lalunya. Hendaklah engkau jadi orang besar, yang sanggup memikul cinta yang besar. Kalau tak begitu,engkau akan beroleh cinta yang rendah dan murah, engkau menjadi pencium bumi, engkau akan jatuh ke bawah, tak jadi naik ke dalam benteng yang kuat dan teguh, benteng yang gagah perkasa yang sukar tertempat oleh manusia biasa.

Karena tugu cita-cita hidup itu berdiri diseberang kekuasaan dan kemelaratan yang diletakkan oleh kerinduan kita sendiri.

Revolusi ‘Darah Juang’

•20 Desember 2009 • & Komentar

Pesan Sang Ibu,,kala aqu menyarungkan pedang,dan bersimpuh diatas pangkuannya,,tertumpah rasa kerinduanqu pada sang ibu..tangannya yg halus mulus membelai kepalaqu, bergetarlah seluruh jiwa ragaku..musnalah api semangat juangku,

Namun sang ibu berkata : anakku sayang.. apabila kakimu sudah melangkah ditengah padang, tancapkan kakimu dalam-dalam dan tetaplah terus bergumam,sebab gumam adalah mantra dari dewa-dewa..gumam mengandung ribuan makna,,apabila gumam sudah menyatu dengan jiwa raga, maka gumam akan berubah menjadi teriakan-terikan, yang nantinya akan berubah menjadi gelombang salju yang besar, yang nantinya akan mampu merobohkan istana yang penuh kepalsuan gedung-gedung yang dihuni kaum munafik..

anaku..apabila pedang sudah kau cabut janganlah kau surut..janganlah bicara soal menang dan kalah, sebab menang dan kalah hanyalah mimpi-mimpi..mimpi muncul dari sebuah keinginan..keinginan adalah sebuah khayalan yang hanya akan melahirkan harta dan kekuasaan..harta dan kekuasaan hanyalah balon-balon sabun yang akan yang terbang di udara pecah dan sirna,,

anakku..asalah pedang ajaklah mereka bertarung ditengah padang lalu tusukkan pedangmu ditengah-tengah selangkangan mereka, biarkan darah tertumpah di negeri ini..
SATUKAN GUMAM’MU MENJADI..”REVOLUSI”..

Karya sastra. WS. RENDRA

IBU ADALAH SOSOK MALAIKAT

•1 Januari 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

sosokm MALAIKATIbu adalah orang yang cerewet !!
Pernahkah kita bilang dia cerewet ?? “Jawabanya, iya bahkan sering”
Ibu orang yang selalu menyuruh !!
Pernakah kita cuekin dia ?? “Pernah” bahkan masa bodo..
Ibu selalu kawatir saat kamu belum pulang !!
Pernahkah kita berpikir apa yang dia pikirkan ?? “Sama sekali enggak”!!
Ibu selalu memberikan the best buat kita !!
Pernahkah berpikir untuk membahagiakan ibu ?? “tidak” dan sangat acuh sekali..

Kamu tau apa yang dia pikirkan..??
Didalam pikiran sang Ibu adalah cuma takut.. Takut kehilangan kita, takut gak bisa lihat kita tersenyum, takut gak bisa lihat anaknya tertawa bahagia, bahkan ia sangat takut jika
anaknya dalam keadaan sulit dan dia tidak ada di sampingnya..
Dan kamu tau kenapa..?? “Karna waktunya sangat singkat”. Saat ibu menutup mata, saat dalam pembaringan dengan terbungkus kain kafan, saat tubuhnya berada didalam keranda dan saat seluruh badannya menghilang tertutup serpihan dan gumpalan tanah..
Lalu, gak ada lagi orang yang biasa kita panggil disaat kita menangis, gak ada lagi tempat berlindung yang nyaman, gak ada lagi yang cerewet disaat kita melakukan kesalahan, gak ada lagi yang nyiapin masakkan favorit kita, da gak ada tempat kita berkeluh kesah.

Kamu tau balasan dari ibu karna ke acuahan anaknya.. disaat matanya tertutup kapas dan tubuhnya dengan kain putih ?? Dia hanya diam dan berkata : anakku jangan menangis, ibu masih disini..ibu masih sayang kamu, ibu akan selalu menjaga kamu dan ibu ingin selalu melihat kamu bahagia tersenyum untuk masa depan dan perjalanan hidup yang nyata.Anakku tidak banyak yang ibu minta, hanya cukup menyapa “Ibu”.,cukuplah membuat Ibu bahagia..Berderai atau mungkin menangis bila kita mendengarnya..

Entah kapan kita bisa selalu mengingat ibu di saat bahagia, entah kapan kita memberikan hadiah untuk ibu yang pantas di beri predikat Sosok malaikat dalam kehidupan..
Sekarang tolong sisihkan waktumu sedikit untuk hari ibu, membuang egomu atas dasar kelalaian dan kesalahan yang kita buat tanpa kita sadari dan berkata “..AKU SAYANG IBU..” Dengan itu kamu sudah membuatnya bahagia dan mengobati lukanya yang kita tidak sadari..lakukan sekarang sebelum kamu kehilangan sosok malaikat yang tidak pernah mengharapkan imbalan atas jasa-jasanya..

Kisah Klasik

•3 Januari 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Cinta hanya berlalu di depan kita, melihat dan terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; diam dan trus bersembunyi dibalik keceriaan dan tawa.
Kebahagiaan yang tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakitihatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka..Karna cinta yang sesungguhnya adalah disaat kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya,
Ada sahabat mengatakan padaku, “Jika engkau melihat ada orang tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan cinta dan kebahagian.”
Kujawab,”Jika engkau melihat ada orang tertidur, bangunkan dan ajaklah dia berbicara tentang rindu akan kasih sayang.”….
Terlalu cepat hidup ini, jika untuk sebuah kisah klasik dalam cinta,,; susah, senang, tertawa, bersedih, semua bercampur menjadi satu membentuk kenangan yang selalu akan hadir dalam kesendirian

Semua hanya bisa dibayar dengan keihklsan, walau hanya satu senyuman, hidup ini akan sangat indah jika “kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, walaupun tidak pernah berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada di atas kepala orang lain( orang yang kita cintai )..tanpa kita sadari kebahagiaan yang hakiki telah berada dalam pelukan kita..

You have to endure caterpillars if you want to see butterflies..

Komunitas Underground

•8 Januari 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Jangan berprasangka buruk dulu, apalagi mencela komunitas yang satu ini, meski tampil urakan,”ngepunk”,metal, tapi soal prinsip nomor satu, ngeband tapi saat adzan berkumandang mereka segera menghentikan aktifitasnya dan sholat, lirik mereka bukan pula anti tuhan, memuja setan dan kebebasan, melaikan bersumber dari sirah nabawi, alqur’an dan hadist. “Mungkin ini secuil pengalaman realita yang saya dapat setelah ikut berpatisipasi dalam acara musik mereka”.

Mungkin bukan rahasia umum lagi, derasnya musik ber’aliran cadas dari barat selalu menstransformasi dan ada misi agenda untuk merusak moral generasi muda, ideologi anti kemapanan,anti negara,anti kapitalisme dan anti agama adalah tema yang diusung lewat musik dengan berbagai aliran, seperti punk, metal, hardcore, hingga rap.. Tapi tidak untuk komunitas musik underground Indonesia yang punya jatidiri dan mengekor ke barat dengan paket gaya hidupnya yang bebas semau gue.

Dalam acara itu saya sempat bertanya pada salah satu senior musik underground, “ kenapa harus bermetal-metal ria seperti ini yac..??? dengan enteng ia menjawab, “ gue hidup di lingkungan orang awam, tapi semetal-metalnya gue, bila adzan tiba, gue pasti break truz sholat dan tradisi itu gue tularkan pada temen-temen gue yang lain, semetal-metalnya gue, jika palestina dizalimi gue sakit hati, bagi gue masalahnya bukan pada LABEL seseorang tapi bisakah mempertahankan nilai-nilai prinsip dalam diri kita ??? mending gue dilabelin orang awam dari pada aktivis or bapak-bapak yang duduk dikursi pemerintahan dengan peci atau baju koko ( baju muslim ) tapi gak bisa kasih contoh di masyarakat, gue Cuma berharap waktu kita jangan dihabiskan untuk berdebat seperti yang kita lihat di televisi tapi “berbuat jauh lebih penting” dan bukan pula sekedar wacana-wacana..

Renungan ( 1 )

•19 Januari 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Dunia terus berputar, waktupun terus berlalu, hari – hari yang kita lalui dari pagi hingga datang pagi lagi kadang begitu menyesakkan, bahkan kadang kala ingin kita berhenti mengarunginya. Atau sebaliknya, muncul keinginan yang dalam akan adanya suatu perubahan yang baru, yang dapat membawa sedikit pencerahan ke arah yang lebih baik, tidak membosankan, apalagi menjemukan. Seperti seorang musafir di padang pasir, kita butuh seteguk air; seperti orang buta, kita butuh cahaya; seperti orang bisu, kita ingin bicara; seperti orang tuli, kita ingin mendengar nada…
Sadarkah kita betapa dosa – dosa telah berakar dalam lapisan kulit dan gundukan tulang-tulang kita. Sadarkah kita betapa hati kita mati oleh kekejaman dan dominasi nafsu dunia. Sering gelak tawa kita menutupinya, namun jika kesedihan menghujam, kejenuhan menawan, kemana kita mencari tabirnya, agar tersembunyi semua kekerdilan jiwa kita ??

Hanya kematian yang hentikan panggung sandiwara dunia kita. Ia bisa hampiri kakek / nenek tua, gadis cantik / pemuda tampan, ayah / ibu, bahkan tak segan disambarnya bayi tak berdosa. Mungkin sedetik lagi kematian kan hampiri kita, siapkah kita ? Siapkah kita pertanggung jawabkan hari – hari penuh maksiat kita ? Sanggupkah kita jawab pertanyaan – pertanyaan Allah tentang kehidupan kita di dunia ?

Renungan ( 2)

•20 Januari 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Jangan lagi berkaca di cermin agar hidup tak menjemukan. Cermin tak pernah berdusta, tapi tak mampu ia beri kita variasi analisa. Hanya sikap egosentris yang digambarkannya, hanya dari sudut pandang benda di depannya ia hadapi persoalan.
Berkacalah di jendela, banyak kejadian di luar sana, bisa ratusan bahkan ribuan. Kenapa kita masih sombong, tidak mengambil hikmahnya ? Apa yang bisa kita banggakan dari diri yang lemah ini ???
Minimalisir penyesalan, tataplah keluar barang sejenak, bergurulah pada alam yang telah ajari kita banyak hal. Jendela luas bentangkan paparan kehidupan yang dapat kita petik buahnya dan kita rasa manis pahitnya, yang tunjukkan kita sebuah perjalanan yang kan antar kita pada perjumpaan dengan Kekasih yang maha penyayang…

Setelah kita ambil hikmah di jendela, kembalilah berkaca pada cermin. Tatap diri lekat – lekat, lihat mata yang ada di cermin itu. Tanyakan padanya, “Wahai mata, apa saja yang kaulihat selama ini ? Halalkah yang kau pandang selama ini ? Siapkah kau tatap purnama Allah yang agung; wajah Rasul yang teduh, surga yang harum ?”. Atau akan terburaikah, tertusuk, tersirami air panaskah mata ini karna tidak amanah, karna banyak melihat yang tidak halal. Mata yang bening dan indah itu kini bisu, tapi nanti ia akan berbicara, membuka seluruh aib kita. Maka sebelum mata itu bicara, katakan padanya, “Wahai mata, tataplah saja yang dihalalkan Allah”. !!!

Renungan ( 4 )

•22 Januari 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Saat kita berkaca, perhatikanlah wajah cantik / tampan yang terpantul di sana. Akankah ia kekal abadi ? mampukah nanti ia terangkat, atau hanya akan tertunduk malu menyaksikan amalanmu di dunia…atau…wajah itu akan bersinar, berseri – seri menatap wajah yang paling agung…
…. Setelah kita berkaca, kenali kembali diri kita, bersyukurlah pada Allah, karena tlah dituntun-Nya kita ke dalam perjalanan yang dilalui oleh para kafilah dakwah.

Tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baik. Yang terlambat adalah bila kita tidak memulainya sama sekali. Kinilah saatnya kita kokohkan kembali langkah awal perjuangan kita. Buanglah segala kelabu menderu. Lepaslah segala yang menghempas, berpalinglah dari semunya dunia, mantapkan hati memulai langkah baru di dalam naungan Ilahi…

Tidak banyak waktu yang kita miliki, jangan mengeluh dan termangu dungu. Bangkit dan songsong dunia penuh ceria, pintunya kini berhiaskan tantangan dan kerja keras, kesungguhan dan cita – cita. Islam menunggu perubahan kita, agar dapat kita kembalikan kejayaannya.

Mengundang Malaikat di Rumah

•27 Januari 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Tak seorang muslimpun yang tidak menginginkan rumah mereka senantiasa dihadiri oleh para malaikat Allah dan dijauhkan dari syetan. Sebab kehadiran mereka di rumah mereka akan melahirkan aura ketenteraman dan kesejukan dan kedamaian ruhani yang mengalir di rumah itu. Kehadiran mereka akan membuat rumah kita laksana surga.
Namun adalah rumah-rumah yang disenangi para malaikat itu? Jawabannya pasti ada. Sebab diantara para malaikat itu ada yang sengaja keliling untuk menebarkan rahmat dan kedamaian di tengah manusia sebagaimana syetan berkeliling untuk menebarkan kejahatan di tengah mereka.
Lalu rumah mana saja yang akan dihadiri para malaikat itu? Berikut rumah-rumah yang dihadiri oleh malaikat.
Diantaranya adalah :
1. Rumah yang diliputi dzikir kepada Allah yang di dalamnya ada ruku dan sujud
2. Rumah yang senantiasa bersih
3. Rumah yang penghuninya adalah orang-orang yang jujur dan menepati janji
4. Rumah yang dihuni oleh orang-orang yang senantiasa menyambung tali silaturahim
5. Rumah yang dihuni oleh orang yang makanannya halal
6. Rumah yang dihuni oleh orang yang senantiasa berbuat baik kepada kedua orang tuanya.
7. Rumah yang senantiasa ada tilawah Al-Quran
8. Rumah yang dihuni oleh para penuntut ilmu
9. Rumah yang penghuninya ada isteri salehah
10. Rumah yang bersih dari barang-barang haram
11. Rumah yang dihuni oleh orang yang rendah hati, sabar, tawakal, qana’ah, dermawan pemaaf yang senantiasa bersih lahir batin dan para penghuninya makan tidak terlalu banyak

Renungan ( 5 )

•24 Januari 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Tidak banyak waktu yang kita miliki, jangan mengeluh dan termangu dungu. Bangkit dan songsong dunia penuh ceria, pintunya kini berhiaskan tantangan dan kerja keras, kesungguhan dan cita – cita. Islam menunggu perubahan kita, agar dapat kita kembalikan kejayaannya.

Cukuplah Allah pelindung dan penolong kita, kita mohonkan ampun pada-Nya atas khilaf dan alpa, pintakan segala kebaikan dari-Nya, mudah – mudahan digerakkan-Nya lisan kita ‘tuk senantiasa menyebut asma-Nya. Mudah – mudahan Ia bangkitkan kita di tengah malam agar ikhlas membentangkan sajadah, dan kita tertunduk pasrah, alirkan air mata membasahi bumi, agar dekat hati kita pada-Nya, agar kuat kita arungi hidup ini, betapapun godaan dan halangan harus kita lalui…
Tiada kata indah yang pantas kita ucap, kecuali syukur atas nikmat-Nya, tanpa itu kita tidak berarti apa – apa… 
“astagfirullah ………”

KOSONG SAMA KOSONG

•9 Januari 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Emosi lama masih terbawa saat pertama dan Masa lalu membuat kita saling tak percaya, hanya ada Frustasi yang truz mendorong alam bawah sadar untuk lakukan hal gila yang tak terduga…
Kubersihkan muntahmu dan kubilas dengan air dan Ku kecup senyummu yang mengandung sesuatu, Kau belai marahku dengan berikan kelembutan..
yang kau sadari cerita ku penuh dendam…

mencoba berontak, keluar, dan berjalan tapi sayang kisah ini tak meninggalkan peta, hanya ada segores coretan kekecewaan diatas kertas putih..terus dan terus berusaha mencari jati diri berbekal kesalahan dari pintu ke pintu, hingga sempat terpuruk dalam keputus asaan..akhirnya terlihat seberkas cahaya yang menghampiri bersama malaikat dan mengajakku menemukan dunia baru, dunia dimana terdapat harapan, impian, dan kebahagian..
yac inilah dunia’qu..

semoga sinilah tempat kutemukan kenyamanan dalam kedamaian yang nyata..
Kebahagiaan dalam keberkahan cinta, kasih allah..
serta atas kerinduan.. akan mutiara yang telah lama hilang..
amin..
Thank’s to ‘Bunda’ (‘M’)